Rabu, 16 Februari 2022

Ini Dia Segudang Manfaat Berjemur Sinar Matahari

Manfaat Berjemur di Bawah Sinar Matahari

Kamu jangan sampai terlewat akan segudang manfaat dari sinar matahari. Karena kesehatan alami bisa didukung oleh salah satu fasilitas gratis dari alam semesta ini, yaitu, matahari. Pagi hari adalah waktu yang paling tepat untuk berjemur. Sebab di waktu inilah, sinar matahari masih belum terik sehingga kamu bisa mendapatkan manfaat gratis kesehatan alami.

Hidupisehatmu.blogspot.com

Salah satu yang dihasilkan oleh sinar matahari ini adalah UV atau Ultraviolet yang ketika sampai ke permukaan kulit maka akan diubah oleh tubuh menjadi vitamin D. Tentu saja tubuh kita sangat membutuhkan vitamin D untuk menjalankan fungsi metabolisme kalsium, mentransmisi kerja otot dengan saraf, serta untuk imunitas tubuh. Tak perlu berlama-lama, kok, cukup selama 15 menit saja pada waktu yang tepat, yaitu sebelum pukul 10.00 hanya dalam dua hingga tiga kali seminggu.


Efek Kurangnya Sinar Matahari

Setelah tahu bahwa peran sinar matahari pagi untuk kesehatan itu sangat penting, bisa dipastikan bahwa jika sampai kita kekurangan atau tidak mendapat setoran sinar matahari secara cukup—pasti akan menimbulkan efek. 


Untuk Jantung

Jika sampai tubuh mengalami paparan sinar matahari kurang,  umumnya menyebabkan masalah kesehatan, seperti halnya osteoporosis dan gangguan sistem saraf dan mampu meningkatkan risiko seseorang terserang penyakit jantung akibat vitamin D yang tidak tercukupi dengan baik. Kesehatan jantung pun akan turun secara perlahan-lahan jika sampai kamu tak segera mengusahakan tubuh terkena sinar matahari pagi. 

The Royal Women’s Hospital—situs tersebut mengungkap matahari berperan dalam mengatur hormon melatonin. Fungsi dari hormon ini ialah untuk mengatur jam biologis tubuh, yaitu aturan yang mematok jam bangun dan tidur. Apabila kamu termasuk orang yang jarang terpapar sinar matahari, jam tidurmu pun akan berantakan. Dengan pola tidur yang buruk inalah, suasana hati pun jadi tidak stabil, menimbulkan rasa cemas, mudah marah, atau bahkan stres. Karena waktu tidur yang tak lagi sehat, pola makan kamu pun ikut terpengaruh, misalnya, kamu jadi suka mengonsumsi camilan yang manis-manis sehingga dapat memicu kenaikan berat badan.

Melalui pola tidur yang berantakan inilah juga timbilnya stres serta berat badan tak terkendali yang akan  memicu turunnya kesehatan jantung. Apabila tak segera diatasi, seiring berjalannya waktu pula risiko berbagai jenis penyakit jantung akan terus meningkat. Tak hanya itu saja, risiko penyakit lain seperti halnya diabetes pun dapat meningkat. 

 

 

Untuk Kulit 

Ternyata, manusia itu tidak bisa memproduksi vitamin D dengan sendirinya. Ditambah lagi, kandungan vitamin D ternyata lumayan terbatas serta hanya dari jenis-jenis makanan tertentu saja. Solusi lain yang akan mempermudah dan cukup praktis di dalam mencukupi asupan vitamin D ialah dengan memanfaatkan pancaran sinar matahari pagi.


Seperti yang telah dibahas tentang manfaat sinar matahari untuk jantung, bahwa sinar matahari pagi akan diolah menjadi vitamin D begitu sampai kek kulit. Banyak sekali jenis-jenis penyakit yang bisa terhindar ketika tubuh kita kecukupan vitamin D, beberapa di antaranya adalah osteomalacia, rheumatoid arthritis, tuberkulosis, multiple sclerosis, dan diabetes tipe 1


Tak hanya pada dewasa saja, kurangnya vitamin D pada anak-anak pun bisa mengakibatkan rakitis. Tentu saja langkah untuk menghindari itu semua adalah dengan berjemur di bawah sinar matahari pagi. Bahkan berjemur pun juga telah dipercaya dapat mengurangi risiko infeksi virus Corona.


Sesuai subtitel yang telah kita angkat, bahwa memang sinar matahari berperan penting di dalam menjaga dan merawat kesehatan kulit. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) saja telah memberikan pernyataan resmi yang berisi bahwa paparan sinar matahari dapat mengatasi sejumlah kondisi kulit. Sehingga tak heran apabila sejumlah dokter pun merekomendasikan radiasi sinar UV untuk menangani kulit berjerawat, psorias, eksim, dan sakit kuning


Tips Berjemur di Bawah Sinar Matahari

Sebenarnya, sangat tak sulit untuk memenuhi kebutuhan tubuh akan sinar matahari. Kamu bisa mendapatkan manfaat sinar matahari bagi jantung dengan cara begitu mudah, yakni berjemur. Namun, perlu-perlu diingat-ingat, sangat tidak disarankan berjemur di siang hari.

Bukannya malah manfaat, berjemur di waktu yang salah justru akan membuat kulit kamu jadi gelap sampai parahnya terbakar. Waktu paling ideal untuk berjemur ialah sebelum pukul 10 pagi, itu pun hanya perlu 15 sampai 20 menit setiap hari.

Kamu juga harus paham akan makna berjemur. Sehingga, kamu tak akan mendapatkan manfaat seperti dijelaskan di atas jika hanya berdiri di dekat jendela tanpa keluar. Bukan masalah sinar matahari pagi mengenai kulit kamu atau tidak, akan tetapi,  sinar UVB—yang mana dibutuhkan untuk menghasilkan vitamin D—tak akan mampu menembus jendela berkaca. Akan lebih baik dan maksimal untuk mengupayakan agar bisa mendapatkan sinar matahari dengan cara berjemur langsung. 


Untuk memberi perlindungan lebih bagi kulit ketika berjemur, kamu perlu mengaplikasikan produk perlindungan sinar matahari atau tabir surya pada kulit terlebih dahulu. Lotion yang kamu gunakan harus mengandung sun protection factor /SPF. SPF ini akan membuatmu tahu tentang seberapa lama kulit dapat terpapar sinar UV sebelum terbakar. Contohnya seperti ini, jika membutuhkan 150 menit sampai matahari mampu membakar kulit yang saat itu telah menggunakan lotion SPF, dan hanya 10 menit tanpa lotion SPF, jadi, lotion SPF tersebut adalah 150:10 = 15 menit. Jangan diremehkan, lotion SPF mampu memberikan perlindungan terhadap sinar matahari sebesar 97% pada SPF 24, dan perlindungan 98% pada SPF 50 ke atas.


Lotion SPF ini pun juga disarankan untuk digunakan ketika kamu menggunakan lotion pemutih badan atau tengah memakai skincare. Tapi khusus untuk penggunaan handbody pemutih yang berbarengan dengan lotion SPF, alangkah baiknya jika kamu berdiskusi dulu dengan ahli yang telah jadi langgananmu.


Selain itu, untuk melindungi mata, dianjurkan juga bagi kamu untuk mengenakan kacamata hitam, ini berguna menghalau sinar matahari agar tidak merusak mata. 


Kesimpulannya adalah, berjemur di bawah sinar matahari dipercaya mampu memberikan banyak khasiat bagi kesehatan jasmani juga rohani kita. Bahkan, kita pun bisa menjadi lebih berbahagia karena produksi hormon kebahagiaan yang disebut serotonin tumbuh lebih banyak. Jadi, tidak perlu takut dan meragukan lagi niat untuk berjamur dan dapatkan pula manfaat dari berolahraga di bawah terik matahari pagi di luar ruangan di pagi hari.


Kamis, 10 Februari 2022

Waspada! Janjikan Putih Permanen, Merkuri pada Kosmetik Sangat Berbahaya!

Waspada kosmetik Merkuri

 Bagi kaum hawa, kosmetik bisa saja menempati urutan paling primer dalam rantai kebutuhan. Tak ayal jika kebanyakan dari mereka memang menyukai kulit yang sehat, bahkan menginginkan kulitnya menjadi putih, bersih, serta glowing dalam waktu singkat.

 

Hidupisehatmu.blogger.com

Lalu, apa hubungannya dengan merkuri? 

Mungkin kamu juga sudah tidak asing lagi dengan istilah merkuri. Merkuri alias air raksa merupakan salah satu jenis logam yang biasa ditemukan di alam. Logam ini tersebar pada udara, senyawa organik dan anorganik, batu-batuan, biji tambang, tanah, dan air. Hubungannya dengan produk kecantikan adalah merkuri ini punya kuasa untuk menghambat pembentukan melanin, sehingga membuat kulit lebih cerah dalam waktu singkat. Tapi nyatanya, penggunaan merkuri untuk bahan kosmetik ternyata sangat berbahaya. Sebaiknya, kamu menghindari jenis-jenis kosmetik seperti. Memangnya, apa sih pengaruh bahaya dari merkuri ini?

 

  1. Sebabkan Kerusakan Sistem Ginjal, Saraf, serta Pencernaan

Dengan mengaplikasikan merkuri secara terus-menerus, maka kulit akan menjadi tipis, ini sesuai dengan sifatnya yang korosif jika dipasangkan pada kulit. Sehingga kerusakan pada kulit pun tak bisa dihindari. Meresapnya merkuri ke dalam kulit pun prosesnya sangat cepat, mampu menyebabkan rusaknya sistem ginjal, pencernaan, dan saraf. 

 

  1. Sebabkan Fungsi Kerja Otak jadi Berkurang 

Efek buruk dari logam merkuri juga akan mengarah pada fungsi otak. Parahnya, fungsi otak bisa sampai tidak berfungsi dengan baik. Hal ini bisa terjadi jika sampai merkuri tersebut masuk ke sistem pencernaanmu. Tak menutup kemungkinan saat kamu telah selesai menggunakan kosmetik bermerkuri, kamu akan leluasa memakan sebuah makanan setelahnya.  

 

  1. Memperlambat Pertumbuhan Janin

Ibu hamil memang paling rentan kondisi kesehatannya. Bukan karena memikirkan pada kesehatan ibunya saja, namun juga sang janin. Dan semua itu tentu berkaitan dengan pola gaya hidup. Ibu hamil seharunya memang sangat berhati-hati pada jenis perawatan kecantikan yang berbahaya. Seperti halnya merkuri ini, tak hanya akan memperlambat tumbuh kembangnya janin. Namun akibat terburuknya adalah ibu bisa mengalami keguguran. Demi menjaga kesehatan ibu hamil juga janin, maka sangat disarankan untuk menggunakan produk-produk yang berbahan alami saja. 

 

  1. Menambah Kepucatan pada Kulit serta Flek 

Meski tersohor akan khasiatnya yang mampu mencerahkan kulit secara cepat, namun penggunaan kosmetik dengan kandungan merkuri dalam jangka waktu lama justru akan menimbulkan masalah baru, yaitu munculnya flek-flek hitam. Jadi, alangkah lebih bijak untuk tidak menginginkan kulit cerah secara instan, kamu juga harus memikirkan efek jangka panjangnya. 

 

  1. Memicu Iritasi pada Bagian Kulit

Iritasi akan terjadi pada kulit yang telah terdampak merkuri. Biasanya, tanda-tanda yang dimunculkan adalah gatal-gatal, kulit kemerahan, dan ruam. Jika pemakaian merkuri terjadi dalam jangka panjang, maka dampaknya pun akan semakin serius.

 

  1. Dapat Sebabkan Kanker Kulit 

Berikut ini adalah efek paling dari penggunaan kosmetik yang mengandung tersimpan merkuri di dalamnya. Merkuri mampu masuk ke dalam tubuh dan menyebar. Tentu saja efek ini tidak akan terjadi saat kamu baru saja memakainya, akan tetapi, secepat apapun dampak ini datang, tidaklah bisa diprediksi. Untuk itu, tak ada salahnya untuk mencoba produk-produk kosmetik yang alami. 


Sebenarnya, selain merkuri, masih ada bahan-bahan laun dalam kosmetik alias produk kecantikan yang juga sama berbahayanya, yaitu: 

  1. Hidroquinon

Bersama merkuri, Hidroquinon adalah bahan lain yang ini banyak digunakan pada produk pemutih kulit. Sama bahayanya, bahan ini mampu mengurangi jumlah melanosit, yaitu sel pemproduksi melanin. Sesungguhnya, bahan ini pun masih diperbolehkan untuk tercampur pada produk kecantikan dengan catatan, konsentrasinya tak mencapai lebih dari 2%. Meski demikian, tetap saja, tak diperbolehkan untuk memakainya dalam jangka panjang, sebab akan dikaitkan dengan ochronosis atau biasa disebut kelainan pigmentasi. 


  1. Formalin 

Sifatnya yang karsinogen dan umumnya digunakan sebagai pengawet jenazah, maka tak akan baik jika sampai kandungannya terdapat pada produk kecantikan. Seperti sampo, sabun mandi, pelurus rambut, lotion, atau pun tabir surya. Pemakaian produk kecantikan dengan kandungan formalin di dalamnya bisa sebabkan gangguan kesehatan berupa iritasi kulit, mual serta muntah, hingga kanker. 


  1. Phthalates

Senyawa yang mendukung terbentuknya Phthalates adalah diethylphthalate (DEP), dimethylphthalate (DMP), dan dibutylphthalate (DBP). Biasnya, zat ini berperan sebagai bahan tambahan pada kosmetik dan bisa ditemukan dalam produk kecantikan seperti cat kuku, sampo, parfum, sabun, losion, maupun hair spray. Apabila kamu seorang ibu hamil, disarankan untuk berhati-hati pada kosmetik dengan kandungan bahan ini, sebab mampu memberikan risiko  gangguan perkembangan pada anak.


  1. Timbal

Logam alias logam beracun yang mengancam kesehatan. Logam ini sering ditemukan pada produk lipstik. Jika kosmetik dengan kandungan timbal digunakan oleh orang dewasa, maka akan meningkatkan risiko keracunan timbal serta kerusakan ginjal. Keguguran, kelahiran prematur, dan berat badan lahir bayi rendah adalah risiko yang dialami ibu hamil jika sampai terpapar timbal dalam tubuh mereka. 



Meski demikian, tetap saja produk kecantikan dengan promosi yang menjanjikan putih secara instan, mulus, serta mengkilap alias glowing tetap akan diburu di pasaran. Belum banyak orang yang melek akan dampak dari bahan-bahan buruk di atas, sekalipun telah mengetahui kabar bahayanya dari situs-situs kesehatan. 


Bagi kamu yang memang ingin mencari kosmetik aman, maka carilah yang berbahan alami serta sudah mendapat izin edar dari BPOM.


Seberapa penting izin BPOM untuk semua jenis produk kecantikan?

Seharusnya, kamu menaruh curiga pada produk yang tidak ada label atau kode izin dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Indonesia. Sebab apabila memang produk tersebut aman, maka akan tertera  izin resmi dari BPOM. Oleh karena ilah, apabila kamu hendak membeli suatu produk kosmetik namun tidak ditemukan kode izin BPOM, maka dipastikan produk tersebut ilegal. Dengan kata lain adalah produk tersebut belum layak jual. 


Jika pun kamu berhasil menemukan kode izin BPOM pada kemasan, maka jangan terlalu buru-buru untuk segera membeli dan memakainya. Kamu perlu mengeceknya terlebih dahulu di laman resmi BPOM, apakah memang kode tersebut terdata dalam sistem BPOM dan sesuai.